Membangun Kerukunan Harus Bervisi

Ketua Umum Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Prov. Jawa Barat, KH. Rafani Akhyar, mengingatkan bahwa dalam membangun kerukunan diperlukan visi yang kuat. Pernyataan ini disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Dialog Pemuka Lintas Agama Provinsi Jawa Barat Tahun 2018 yang gelar oleh Subbag Hukum dan KUB Kanwil Kemenag Prov. Jawa Barat, Senin (19/03) di Hotel Sutan Raja, Soreang Kab. Bandung.
Ketua Umum FKUB yang juga Sekjen MUI Prov. Jawa Barat tersebut mengungkapkan bahwa Jawa Barat dengan jumlah penduduknya mencapai 47 juta jiwa merupakan miniatur dari negara Indonesia yang beraneka ragam, baik budaya, bahasa, maupun agama. Dengan demikian pembangunan kerukunan yang bervisi itu harusmengakomodasi seluruh keragaman yang ada. Apabila tidak mengakomodasi keragaman itu, menurutnya akan mendatangkan kehancuran.
KH. Rafani mengungkapkan bahwa pembangunan kerukunan antar umat beragama diawali dengan pembinaan terhadap pemeluk agama, yaitu upaya untuk mendorong para pemeluk agama untuk bersedia mengamalkan keseluruhan ajaran agamanya secara lebih kualitatif dan bermakna, tidak hanya pada tingkat individual tetapi juga sampai pada tataran sosial.
Dengan demikian agama akan menjadi cahaya penerang dalam seluruh aktifitas keseharian yang mencakup semua aspek kehidupan, mampu menjadi sumber etika sosial dan dapat membangkitkan kepedulian etis dan kejujuran pemeluknya.
Sementara itu strategi dalam pembinaan umat beragama dibagi dalam dua tahap yaitu Strategi jangka pendek, yang meliputi memecahkan masalah-masalah yang dapat mempengaruhi kerukunan beragama (di internal umat Islam sudah ada fatwa MUI tentang Taswiyatul Manhaj), menyelesaikan kecurigaan timbal balik antar pemeluk agama, dan memperkuat peran seluruh umat beragama dalam persatuan dan kesatuan bangsa
Sedangkan strategi jangka panjang, meliputi mempertahankan dan meningkatkan stabilitas kerukunan, mendorong partisipasi umat beragama dalam kemajuan iptek dan kesejahteraan (lahir bathin), dan meningkatkan peran dan partisipasi umat beragama dalam pencapaian visi Jawa Barat.
Pembangunan kerukunan umat beragama memerlukan perhatian dari seluruh pihak baik pemuka agama maupun pihak pemerintah. KH. Rafani sangat menyesalkan minimnya dana yang tersedia untuk pembangunan kerukunan umat beragama. Ia berharap agar anggaran pembangunan kerukunan umat dari pemerintah baik pusat maupun daerah dapat ditingkatkan untuk menunjang terwujudnya kerukunan umat beragama.

